Analisis Usahatani dan Pemasaran Ikan Bawal (Colossoma Macrpomomum) Dalam Keramba Di Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar

Nofrianda, Nofrianda (2018) Analisis Usahatani dan Pemasaran Ikan Bawal (Colossoma Macrpomomum) Dalam Keramba Di Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Other thesis, Universitas Islam Riau.

[img]
Preview
Text
2 Abstrak.pdf

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3 kata pengantar.pdf

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4 Daftar isi.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2 revisi.pdf

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3 revisi.pdf

Download (286kB) | Preview
[img] Text
bab 4 revisi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (197kB) | Request a copy
[img] Text
bab 5 revisi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (335kB) | Request a copy
[img] Text
bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (180kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (184kB) | Preview

Abstract

Pengembangan usahatani budidaya perikanan di Kabupaten Kampar mempunyai peluang yang cukup besar, dengan produksi budidaya perikanan sebesar 72.400 ton atau 70%. Dikarena banyaknya petani yang membudidayakan ikan dalam keramba, mudah dibudidayakan, umur panen singkat dan produktifitas tinggi. Desa Teratak Bulu merupakan salah satu daerah yang berada di Kabupaten Kampar yang memiliki potensi yang cukup baik dalam pengembangan usahatani perikanan, khususnya ikan bawal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (1) Karakteristik petani dan pedagang serta profil usahatani, (2) Usahatani ikan bawal (teknologi budidaya, penggunaan faktor produksi, biaya, produksi, pendapatan dan efisiensi), dan (3) Pemasaran ikan bawal (saluran, lembaga, fungsi-fungsi Biaya, biaya, margin, profit margin, Farmer Share dan Efisiensi). Penelitian ini dilakukan dari bulan Mei 2018 sampai Desember 2018. Responden penelitian terdiri dari petani dan pedagang ikan bawal. Responden petani ditentukan secara sensus yaitu 10 orang petani. Berdasarkan saluran pemasaran yang ada responden pedagang ditentukan secara purposive yaitu 2 pedagang pengumpul dan 3 orang pedagang pengecer. Hasil Penelitian menunjukkan umur petani tergolong produktif, rata-rata 32,9 tahun dan umur pedagang pengumpul dan pengecer ratarata 33,8 tahun. Pengalaman usahatani rata-rata 5,5 tahun, pengalaman berdagang rata-rata 5,6 tahun, tingkat pendidikan petani rata-rata 9,7 tahun, pedagang ratarata 7,8 tahun, tanggungan keluarga petani rata-rata 3 orang, pedagang rata-rata 2 orang. Serta luas pemilikan volume keramba petani rata-rata 48.20 m . Secara keseluruhan teknik budidaya yang dilakukan petani sudah sesuai, penyediaan benih dan pakan petani masih mendatangkan dari luar daerah. Selanjutnya, Biaya usahatani ikan bawal adalah senilai yang dikeluarkan Rp 16.929.234 per proses produksi. Pendapatan bersih usahatani Rp 21.250.766 per proses produksi. Nilai sebesar RCR 1,19 artinya usahatani ikan bawal menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Pemasaran ikan bawal terdiri dari: Saluran I petani-pedagang pengumpul-pedagang pengecer-konsumen akhir, dan Saluran II petani-konsumen akhir. Fungsi pemasaran telah dilakukan dengan baik seperti fungsi pertukaran, pengadaan fisik dan fungsi pelancar. Biaya pemasaran I Rp 763,00/kg ikan bawal, pada saluran II Rp 560/kg. Margin pemasaran pada saluran I Rp 2.000, pada saluran II Rp 1.000. Efisiensi saluran 1 lebih efisien 10,97%. Farmer share petani saluran I 83,33 %, saluran II 90,91%.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Analisis Usahatani, Pemasaran dan Keramba
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: > Agribisnis
Depositing User: T Ida Adriani
Date Deposited: 18 Nov 2021 01:48
Last Modified: 18 Nov 2021 01:48
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/4355

Actions (login required)

View Item View Item