Analisis Yuridis Terhadap Putusan Sela Atas Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Yang Tidak Dapat Diterima Dalam Perkara Nomor. 219/PID.B/2014/PN.PAL.

Nasution, Abm. Halomoan (2017) Analisis Yuridis Terhadap Putusan Sela Atas Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Yang Tidak Dapat Diterima Dalam Perkara Nomor. 219/PID.B/2014/PN.PAL. Other thesis, Universitas Islam Riau.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (833kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (781kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (781kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (781kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (781kB) | Preview

Abstract

Pada dasarnya surat dakwaan sangat penting dalam hukum acara pidana, karena merupakan dasar pemeriksaan suatu perkara pidana di persidangan. Secara Yuridis, seorang terdakwa yang dihadapkan ke sidang pengadilan hanya dapat dijatuhi hukuman karena telah terbukti melakukan tindak pidana seperti yang disebutkan atau yang dinyatakan Jaksa dalam surat dakwaan. Dalam Perkara di Pengadilan Negeri Palu Nomor 219/Pid.B/2014/PN.Pal Mejelis Hakim menyatakan tidak dapat menerima dakwaan. Dalam perkara tersebut terdakwa HJ Norma didakwa dengan dua pasal yaitu 378 dan 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan. Adapun rumusan masalah pokok, yaitu: Pertama, Bagaimana Pertimbangan Hakim Atas Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Yang Tidak Dapat Diterima Pada Putusan Perkara No. 219/Pid.B/2014/PN/PAL. Kedua, Bagaimana Akibat Hukum Terhadap Surat Dakwaan Yang Tidak Dapat Diterima Dalam Perkara No. 219/Pid.B/2014/PN/PAL. Jenis penelitian adalah penelitian hukum normatif, sedangkan sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis. Menggunakan data sekunder yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, serta bahan hukum tertier. Penarikan kesimpulan dengan cara induktif, yaitu penarikan kesimpulan dari yang sifatnya khusus kepada yang umum. Majelis Hakim dalam pertimbangannya menyebutkan bahwa Surat Dakwaan adalah dasar dan landasan bagi Hakim dalam pemeriksaan dimuka pengadilan, dan dalam hal ini surat Dakwaan Penuntut Umum Nomor Reg perkara PDM-98/PL/05/2014 tanggal 25 Mei 2014 tidak tegas merumuskan antara Dakwaan Kesatu dengan Dakwaan Kedua apakah berbentuk alternatif atau kumulatif, sehingga menurut pendapat Majelis Hakim Surat Dakwaan tersebut tergolong Surat Dakwaan yang kabur (Obscuur libel), dan oleh karenya Majelis Hakim menimbang bahwa Surat Dakwaan tersebut harus dinyatakan tidak dapat diterima (Niet Ont Vankelijke Verklaard). Akibat hukum dari surat dakwaan dinyatakan obscuur libel oleh hakim berdasarkan ketentuan dalam Pasal 143 ayat KUHAP, maka hakim menyatakan bahwa surat dakwaan yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP (tidak dipenuhinya syarat materiil) adalah batal demi hukum (vanrechtswegenietig/nullendvoid).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > K Law (General)
Divisions: > Ilmu Hukum
Depositing User: Mia
Date Deposited: 13 Jan 2022 07:18
Last Modified: 13 Jan 2022 07:18
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/5434

Actions (login required)

View Item View Item