Analisis Kerusakan Formasi Pada Sumur AA-07 Lapangan Haris Dengan Menggunakan Metode Horner Dan Mengetahui Performance Sumur Dengan Kurva IPR Standing Berdasarkan Data Pressure Buil Up Test (PBU)

Haris, Ahmad (2018) Analisis Kerusakan Formasi Pada Sumur AA-07 Lapangan Haris Dengan Menggunakan Metode Horner Dan Mengetahui Performance Sumur Dengan Kurva IPR Standing Berdasarkan Data Pressure Buil Up Test (PBU). Other thesis, Universitas Islam Riau.

[img]
Preview
Text
1 ABSTRAK.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2 KATA PENGANTAR.pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3 DAFTAR ISI.pdf

Download (382kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (471kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (554kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (469kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (378kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (402kB) | Preview

Abstract

Kerusakan formasi adalah salah satu penyebab terjadinya penurunan laju produksi suatu sumur, seperti pada Lapangan Haris pada sumur AA-07 yang mengalami penurunan laju produksi yang diduga mengalami kerusakan formasi. Untuk menentukan adanya kerusakan formasi suatu sumur dapat dilakukan uji Pressure Build Up Test dengan metode Horner Plot. Uji Pressure Build Up dilakukan dengan cara memproduksi suatu sumur dalam selang waktu tertentu dengan laju aliran yang konstant, kemudian menutup sumur tersebut, dan kemudian menentukan performa produksi sumur AA-07 menggunakan kurva IPR metode Standing. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data, dan metode yang digunakan adalah metode Pressure Build Up Test. Pressure Build Up Test itu sendiri adalah teknik pengujian tekanan transient, dimana pengujian ini dilakukan pertama kali dengan cara memproduksi sumur selama suatu selang waktu tertentu dengan laju aliran yang konstan (tetap), kemudian menutup sumur tersebut. Penutupan sumur ini yang akan menyebabkan terjadinya kenaikan tekanan dasar sumur yang akan dicatat sebagai fungsi waktu, sehingga data yang akan didapat berupa data petrofisik, data fluida dan data pemdukung lainnya serta data tekanan, perubahan waktu (Δt) dan horner time. Dari data yang didapat maka dapat dibuat grafik Horner Plot. Dari data tersebut dapat dibuat kurva Horner Plot antara tekanan (PWS) dengan Horner Time. Dari kurva Horner Plot diperoleh persamaan logarithmic y=-5,791.ln(x)+1565. Dari persamaan ini dapat digunakan untuk menetukan slope, tekanan dasar sumur (Pwf), tekanan reservoir (P*), tekanan 1 jam (P1jam). Hasil analisis dari data yang didapat yaitu permeabilitas 20,09 mD, skin +84,31, perubahan tekanan akibat skin (ΔPskin) 389,24 psi, productivity indexs ideal 0,31 bbl/day.psi, productivity indexs actual 0,038 bbl/day.psi, dan flow efficiency 0,123 dengan radius investigation 1514,17 ft yang menunjukkan bahwa sumur AA-07 Lapangan Haris mengalami kerusakan formasi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Horner Plot, Skin, PI, Skin, FE
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: > Teknik Perminyakan
> Teknik Perminyakan
Depositing User: T Ida Adriani
Date Deposited: 30 Nov 2021 08:15
Last Modified: 30 Nov 2021 08:15
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/4612

Actions (login required)

View Item View Item