Kajian Laboratorium Mengenai Effek Konsentrasi Surfaktan Dan Penggunaan Additive Nanosilika Terhadap Recovery Factor Dengan Metode Spontaneous Imbibition Test

Munandar, Aris Sigit (2018) Kajian Laboratorium Mengenai Effek Konsentrasi Surfaktan Dan Penggunaan Additive Nanosilika Terhadap Recovery Factor Dengan Metode Spontaneous Imbibition Test. Other thesis, Universitas Islam Riau.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK.pdf

Download (602kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. KATA PENGANTAR.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (611kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. BAB 1.pdf

Download (611kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. BAB 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
7. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
8. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (554kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (464kB) | Preview

Abstract

Dalam upaya meningkatkan perolehan minyak, ada beberapa metode dalam kimia yang telah terbukti berhasil diterapkan, salah satunya adalah dengan penerapan surfaktan flooding. Namun efektivitas surfaktan cukup terbatas untuk dapat mencapai ke zona reservoir yang lebih luas karena sudah cukup banyaknya minyak yang terkuras pada tahap primary maupun seconday recovery. Jadi pada penelitian ini digunakan aditif nanosilika sebagai solusi untuk memaksimalkan kinerja surfaktan untuk dapat masuk ke pori batuan yang lebih kecil dan jauh guna meningkatkan recovery factor minyak. Pengaruh konsentrasi surfaktan dan penggunaan aditif nanosilika dapat diketahui menggunakan spontaneous imbibition test method. Penelitian laboratorium terdiri dari tiga proses utama: yakni pembuatan artificial core, Pengujian sifat fisik artificial core dan crude oil serta uji imbibisi. Dalam pembuatan artfiicial core, core dibuat dengan dua variasi, pertama core yang terdiri atas pasir kuarsa, semen dan bentonite dan variasi core yang kedua dengan penambahan additive nanosilika sebesar 0,2 gram yang ditambahkan pada tiap artificial core. Uji Imbibisi dilakukan menggunakan brine 10.000 ppm yang dikombinasikan dengan lima konsentrasi surfaktan yang berbeda mulai dari 0,1%, 0,25%, 0,5%, 0,75%, hingga 1% pada dua variasi artificial core. Berdasarkan hasil penelitian, artificial core yang dibuat pada penelitian ini memiliki nilai porositas dan permeabilitas yang sangat baik. Selain itu, sifat fisik crude oil juga menunjukkan kualitas yang baik dengan nilai API 32,71 dan viskositas 2,27 cp. Uji imbibisi dilakukan dengan menggunakan brine 10.000 ppm ternyata dapat menghasilkan recovery factor sebesar 8,7% diikuti dengan surfaktan 0,1%, 0,25%, 0,5%, 0,75%, hingga 1% dengan RF 11,6%, 20,6%, 31,8%, 30%, dan 26,2%. Sedangkan core dengan penggunaan additive nanosilika dengan konsentrasi surfaktan yang sama menghasilkan RF sebesar 13,1%, 21,7%,34,7%,33,3%, dan 27,1% 0,5% menghasilkan recovery factor optimal dengan nilai 34,7% pada core dengan additive nanosilika dan 31,8% pada core tanpa additive nanosilika.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Artificial Core, Brine, Nanosilika, Recovery Factor dan Spontaneous imbibition.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: > Teknik Perminyakan
> Teknik Perminyakan
Depositing User: T Ida Adriani
Date Deposited: 19 Nov 2021 01:59
Last Modified: 19 Nov 2021 01:59
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/4437

Actions (login required)

View Item View Item