Alokasi Produksi Weel Comingle dan Potensi Pengembangan Lapangan Berdasarkan Analisis Bubble Map di Lapangan “X”

Suzalin, Ulul Amri (2018) Alokasi Produksi Weel Comingle dan Potensi Pengembangan Lapangan Berdasarkan Analisis Bubble Map di Lapangan “X”. Other thesis, Universitas Islam Riau.

[img]
Preview
Text
2 . ABSTRAK.pdf

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. daftar Isi.pdf

Download (623kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. BAB I.pdf

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. BAB II.pdf

Download (332kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14. BAB III.pdf

Download (266kB) | Preview
[img] Text
15. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
16. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (158kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
17.Daftar pustaka.pdf

Download (161kB) | Preview

Abstract

Lapangan “X” merupakan asset dari perusahaan KSO. Pertamina EP Samudera Energi BWP Meruap yang terletak di Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Lapangan X terdiri dari 66 sumur produksi dan 2 sumur injeksi yang berproduksi secara commingle dengan total cadangan 97.200 MSTB, dan jumlah produksi perhari kurang lebih 1500 BOPD. Untuk melakukan alokasi produksi pada lapangan “X”, digunakan metode transmissivity untuk mengetahui radius pengurasan dari masing- masing lapisan hingga dilakukan plot radius pengurasan kedalam bubble maps, kemudian dilakukan analisis sehingga didapatkan area potensi pengembangan lapangan. Hasil yang didapat dari perhitungan alokasi produksi dengan cumulative production dari 68 sumur dengan masing-masing lapisan yang berproduksi dari bulan Juli 1996 sampai Juni 2018. Lapisan X-11 sebesar 1.474.815 STB, Lapisan X-12 sebesar 49.020 STB, lapisan X-21 sebesar 1.835.563 STB, lapisanX-23 sebesar 493.554 STB, lapisan X-24 sebesar 56.859 STB, lapisan X-25 sebesar 51.281 STB, lapisa X-31 sebesar 159.069 STB, lapisan X-42 sebesar 3.207.480 STB, lapisan X-51 sebesar 1.813.206 STB, lapisan X-52 sebesar 1.934.290 STB, lapisan X-53 sebesar 2.033.524 STB, lapisan X-54 sebesar 1.589.793 STB, lapisan X-63 sebesar 108.386 STB, lapisan X-64 sebesar 437.267 STB, lapisanX62 sebesar 16.707 STB. Setelah didapatkan cummulative production masingmasing lapisan pada lapangan “X” selanjutnya dilakukan plot radius pengurasan ke dalam contur maps, sehingga didapatkan area yang berpotensi untuk dikembangkan. Hasil yang didapatkan dari bubble maps yaitu potensi infill drilling terhadap dua sumur, sumur A dengan lapisan X-21, X-54, X-42, X-53 dan sumur B dengan lapisan X-54, X-42, X-53. Kemudian untuk potensi work over untuk sumur M-10, M-45, M-48, M-46, M-47, M-38, M-12 dilapisan X-54, untuk sumur M-69, M-32, M-62, M-60, 53, M-47, M-38, M-56, M-46 dilapisan X-64, dan untuk sumur M-69, M-32, M-53, M-10, M-38, M-48 M-32, M-53, M-10, M38, M-48 dilapisan X-53.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Adam T. Bourgoune Jr.(1985).“Applied Drilling Engineering”.First Printing, Society of Petroleum Engineering, Richarson, Texas. Adam, J. Neal.(1985).“Drilling Engineering A Complete Well Planning Approach”.Pen Well Publishing Company, Tulsa,Oklahoma. Amiyx,JW.(1960).“Petroleum Reservoir Engineering-Physical Properties”. McGraw-Hill, Inc., New York USA. Jesta and Tutuka Ariadji.(2010).“Pengembangan Lapangan “X” Dengan Sumur Berarah Melalui Simulasi Reservoir Dan Analisis Keekonomian. Tugas Akhir, ITB. Bandung. KSO Pertamina EP.(2018).“Meruap Field”. Indonesia: Jambi. Novrianti, dkk.(2017). “Studi Kelayakan Pekerjaan Pemilihan Zona Produksi dan Squeeze off Cementing pada Sumur MY 05”. Pekanbaru: Universitas Islam Riau. Richard.(2011).“Commingled Production.Australia BC Oil and Gas Commission. Shapherd,Make.(2009).“Oil Field Production Geology”, The American Association Of Petroleum Geologists, Tulsa Oklahoma. Smith, D.A.(1980). “Sealing and non-sealing fault in Lousiana Gulf Coast Salt basin”. AAPG Bulletin, Vol 64. Soetedja, Vincensius. (1995).“Gathering System Optimization in A Gas Field With Commingled Flowlines”. Malaysia : Kuala Lumpur. Suharsono, dkk. (2008).“Menajemen Sumber Daya Mineral dan Energi untuk Ketahanan Nasional”. Seminar Nasional Yogyakarta. Watts, N.(1987). “Theoritical aspects of cap rock and faults seals single and two-phase hydrocarbon colum”. Mar. Pet. Geol. Widarsono.B & Atmoko.H.(2005).“Application Of Fuzzy Logic For Determining Production Allocation In Commingle Well”.Jakarta. Zulhendra.(2008).“Studi Karakteristik Sumur Dan Reservoir yang Mempengaruhi Alokasi Produksi. Tugas Akhir, ITB. Bandung.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: > Teknik Perminyakan
> Teknik Perminyakan
Depositing User: T Ida Adriani
Date Deposited: 22 Nov 2021 02:08
Last Modified: 22 Nov 2021 02:08
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/4434

Actions (login required)

View Item View Item