Tinjauan Yuridis Terhadap Wanprestasi Perjanjian Bagi Hasil Keuntungan Usaha SPBU Dalam Perkara Nomor: 469/PDT.G/2014/PN.Mdn

Yuni, Apriyanti G (2017) Tinjauan Yuridis Terhadap Wanprestasi Perjanjian Bagi Hasil Keuntungan Usaha SPBU Dalam Perkara Nomor: 469/PDT.G/2014/PN.Mdn. undergraduate thesis, Ilmu Hukum.

[img]
Preview
Text
bab1.pdf - Published Version

Download (314kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab2.pdf - Published Version

Download (276kB) | Preview
[img] Text
bab3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (450kB) | Request a copy
[img] Text
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (88kB) | Request a copy

Abstract

Perkara No.469/Pdt.G/2014/PN.Mdn timbul karena sikap dari tergugat I dan/atau tergugat II yang melakukan wanprestasi terhadap perjanjian kerjasama kepada penggugat yang telah mereka sepakati. Tergugat I dan/atau tergugat II tidak mengembalikan modal yang diinvestasikan penggugat kepada tergugat I dan/atau tergugat II ditambah dengan nilai keuntungan bersih yang harus dibayarkan tergugat I dan/atau tergugat II ditambah dengan denda yang harus ditanggung oleh tergugat I dan/atau tergugat II yaitu sebesar Rp. 1.736.570.144,- (satu milyar tujuh ratus tiga puluh enam juta lima ratus tujuh puluh ribu seratus empat puluh empat Rupiah), jadi disini tergugat berkewajiban untuk membayar uang kepada pengguat karena dalam aspek perjanjian si penggugat telah menginvestasikan modal usaha SPBU kepada tergugat I dan/atau tergugat II, dan apabila tergugat I dan/atau tergugat II lalai dalam memberikan keuntungan bersih maka tergugat I dan/atau tergugat II bersedia dikenakan denda sebesar 5% dari keuntungan bersih penggugat yang berlaku untuk 1(satu) bulan. Kemudian apa yang telah diperbuat tergugat merupakan perbuatan ingkar janji (wanprestasi). Masalah pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Wanprestasi dalam perkara perdata Nomor: 469/Pdt.G/2014/PN.Mdn dan Bagaimanakah pertimbangan Hukum Majelis Hakim dalam memutuskan Nomor : 469/Pdt.G/2014/PN.Mdn. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilihat dari jenisnya termasuk kedalam penelitian hukum normatif yaitu dengan cara mempelajari berkas perkara perdata No. 469/Pdt.G/2014/PN.Mdn. sedangkan yang bersifat deskriptif yaitu penelitian yang memberikan data yang seteliti mungkin tentang manusia, keadaan dan gejala lainnya. Adapun yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer yaitu dokumen berkas perkara perdata, bahkan hukum sekunder terdiri dari buku atau literatur, jurnal serta pendapat para ahli dan bahkan hukum sekunder tersier terdiri dari kamus hukum dan bahasa. Dari hasil penelitian Penulis bahwa wanprestasi dalam perkara perdata No.469/Pdt.G/2014/PN.Mdn karena kesalahan yang dilakukan oleh tergugat yang sama sekali tidak pernah memberikan keuntungan bersih dari pengelolaan minyak SPBU yang dikelola tergugat kepada penguggat yang mana merupakan hak penggugat, hal tersebut terbukti dipersidangan bahwa tindakan dan perbuatan yang dilakukan tergugat terhadap penggugat dimana penggugat telah mengingatkan tergugat untuk dapat memenuhi janji yang telah dibuat, akan tetapi tergugat sangat tidak menghargai dan tidak mempunyai iktikad baik terhadap apa yang telah diperjanjikan. Majelis hakim yang memeriksa perkara perdata No.469/Pdt.G//2014/PN.Mdn berkeyakinan bahwa tergugat telah ingkar janji (wanprestasi) dengan bukti yang dituangkan kedalam kwitansi tanggal 26 maret 2014 dan surat peringatan yang dilayangkan penggugat kepada tergugat.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Universitas Islam Riau > Ilmu Hukum
Universitas Islam Riau > Ilmu Hukum
Depositing User: Teguh Handoyo TH
Date Deposited: 17 Dec 2018 09:37
Last Modified: 17 Dec 2018 09:37
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/936

Actions (login required)

View Item View Item