Pembatalan Perkawinan Dengan Alasan Murtad Ditinjau dari Hukum Islam Pada Perkara Nomor 1599/Pdt.G/2015/PA.PBR (Studi Kasus)

Vivi, Leosti Ratman (2018) Pembatalan Perkawinan Dengan Alasan Murtad Ditinjau dari Hukum Islam Pada Perkara Nomor 1599/Pdt.G/2015/PA.PBR (Studi Kasus). ["eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate" not defined] thesis, Ilmu Hukum.

[img]
Preview
Text
bab1.pdf - Published Version

Download (331kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab2.pdf - Published Version

Download (338kB) | Preview
[img] Text
bab3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (272kB) | Request a copy
[img] Text
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (84kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
daftar_pustaka.pdf - Published Version

Download (147kB) | Preview

Abstract

Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Ikatan lahir batin dimaksudkan bahwa perkawinan itu tidak cukup dengan adanya ikatan lahir saja atau ikatan batin saja, tetapi harus kedua-duanya sehingga akan terjalin ikatan lahir dan batin yang merupakan pondasi yang kuat dalam membentuk dan membina keluarga yang bahagia dan kekal. Penelitian ini dimaksudkanuntuk menganalisa masalah pokok utama yaitu bagaimana pembatalan perkawinan dengan alasan murtad ditinjau dari Hukum Islam pada perkara nomor 1599/Pdt.G/2015/Pa.Pbr, dan apa dasar pertimbangan majelis hakim memutuskan perkara perkawinan dengan alasan murtad. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian Hukum Normatif dan tergolong kedalam sifat deskriptif. Dalam penelitian ini bahan-bahan hukum yang digunakan yaitu: bahan hukum primer, yaitu putusan perkara dalam skripsi ini. Majelis hakim memutuskan mengambulkan sebagian permohonan dari pemohon yaitu perkawinan termohon I dan termohon II batal demi hukum. Dari fakta yang ada perceraian yang diajukan selain karena perselisihan dan ketidakcocokan adanya unsur murtad oleh pemohon, sehingga majelis hakim memutuskan perkawinan dengan putusan fasakh. Namun dari putusan tersebut tidak diputuskan mengenai harta bersama selama masa perkawinan antara termohon I dan termohon II.

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate" not defined])
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: > Ilmu Hukum
> Ilmu Hukum
Depositing User: Teguh Handoyo TH
Date Deposited: 20 Apr 2018 08:34
Last Modified: 20 Apr 2018 08:34
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/380

Actions (login required)

View Item View Item