PenanggulanganTindak Pidana Okupasi Kawasan HutanNegara di Ekosistem Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan

Hendra, Syafri (2019) PenanggulanganTindak Pidana Okupasi Kawasan HutanNegara di Ekosistem Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan. Masters thesis, Universitas Islam Riau.

[img] Text
181021061.pdf - Submitted Version

Download (694kB)

Abstract

Hutan merupakan kekayaan alam yang tidak ternilai harganya karena mempunyai banyak manfaat. Berdasarkan fungsinya, hutan terdiri dari Hutan Produksi, Hutan Konservasi dan Hutan Lindung. Sedangkan menurut statusnya, hutan terdiri dari HutanNegara dan Hutan Hakyang harus dipertahankan dan dikelola secara lestari dan bijaksana.Salah satu kawasan hutan negara di Provinsi Riau adalah Ekosistem Tesso Nilo yang merupakan komponen Hutan Konservasi dan Hutan Produksi. Namun kondisinya saat ini mengalami degradasi luar biasa akibat kegiatan tindak pidana okupasi (perambahan kawasan) yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu baik masyarakat setempat maupun pendatang. Berbagai upaya penanggulangan telah dilakukan pemerintah melalui instansi KPH Sorek,Balai TNTN dan Seksi Wilayah II Balai PPHLHK Wilayah Sumatera melalui kegiatan pre-emtif, preventif dan represif. Akan tetapi belum dapat mengatasi permasalahan yang terjadi sehingga kegiatan perusakan kawasan hutan negara tersebut masih terjadi sampai saat ini. Untuk mengetahui permasalahannya, maka dilakukan penelitian dengan judul Penanggulangan Tindak Pidana Okupasi Kawasan Hutan Negara di Ekosistem Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan. Masalah pokok yang dibahas adalah faktor penyebab tindak pidana okupasi dan bagaimana upaya penanggulangan yang telah dilakukan dalam tata kelola saat ini. Jenis penelitian adalah penelitian observasi (observational research) yang bersifat deskriptif analisis dan sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yaitudata yang diperoleh dari responden atau sampel yang berkaitan dengan objek penelitian, dan sumber data sekunder yaitu data yang diperoleh dari buku-buku literatur yang mendukung dengan pokok masalah yang dibahas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara responden dan pengamatan langsung dilapangan, kemudian dianalisis dengan pendapat para ahli atau dengan peraturan-perundangan yang dijadikan dasar yuridis dalam penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pidana okupasi kawasan hutan negara di Eksosistem Tesso Nilo adalah karena faktor lingkungan hidup yang semakin sempit tidak seimbang dengan pertumbuhan penduduk, faktor ekonomi yang semakin susah, adanya kesempatan atau peluang memperoleh areal baru, kebijakan tata kelola yang diterapkan berdasarkan desentralisasi dan perubahan nomenklatur kelembagaan belum sesuai harapan, serta sistem hukum dan kredibilitas aparat penegak hukum belum semuanya berjalan sesuai koridor hukum. Program pemerintah yang dilakukan dalam upaya penanggulangan tindak pidana okupasi belum memberikan pengaruh yang berarti sehingga kejahatan kehutanan tersebut masih berlangsung. Oleh sebab itu diperlukan Evaluasi kebijakan tata kelola dan peningkatan kapasitas kelembagaan pengelola Ekosistem Tesso Nilo, dan peningkatan kuantitas serta kualitas sumber daya untuk menghadapi kompleksitas permasalahan yang terjadi. Kata Kunci:Penanggulangan, Okupasi, Ekosistem Tesso Nilo.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Penanggulangan, Okupasi, Ekosistem Tesso Nilo.
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Users 224 not found.
Date Deposited: 05 Nov 2020 03:14
Last Modified: 05 Nov 2020 03:14
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/1949

Actions (login required)

View Item View Item