Analisa Efektifitas Metode Komplesi Water Shut Off Menggunakan Zonal Isolation Cup Packer Assembly Dan Squeeze Off & Reperforated Pada Sumur Sk#23

Wulansari, Anggy (2016) Analisa Efektifitas Metode Komplesi Water Shut Off Menggunakan Zonal Isolation Cup Packer Assembly Dan Squeeze Off & Reperforated Pada Sumur Sk#23. Other thesis, Teknik Perminyakan.

[img]
Preview
Text
1. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (454kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (528kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (331kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (977kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (510kB) | Request a copy
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (251kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (458kB) | Preview

Abstract

Dewasa ini, kenaikan produksi air menjadi suatu permasalahan. Hal ini dikarenakan oleh masalah terbatasnya fasilitas pengolahan air dan pertimbangan efisiensi produksi. Water shut off (WSO) adalah salah satu kerja ulang sumur (work over) yang bertujuan untuk meminimalkan jumlah air yang diproduksikan dari suatu sumur produksi dengan cara menutup zona yang dianggap tidak lagi produktif (zona air). Sumur SK#23 memiliki tenaga pendorong water drive dan memiliki nilai water cut yang tinggi, sehingga perlu dilakukan aplikasi Water Shut Off menggunakan CPA dan squeeze off & reperforated. Sebelum dilakukan aplikasi Water Shut Off, hal-hal yang harus diperhitungan yaitu laju alir fluida yang masih cukup tinggi, cadangan yang masih tersisa apakah masih cukup berpotensi apabila diproduksikan kembali serta tingkat keekonomisan perkerjaan WSO tersebut. Setelah itu dapat dilakukan aplikasi metode Water Shut Off menggunakan CPA ataupun menggunakan metode squeeze off & reperforated yang dilakukan pada sumur SK#23 pada lapisan reservoir yang sama yaitu Bekasap 1570’ Sand. Setelah dilakukan analisis, untuk kedua metode Water Shut Off tersebut dikatakan berhasil karena mampu mengurangi produksi air serta mampu meningkatkan produksi minyak. Setelah dilakukan analisis dengan membandingkan metode Water Shut Off menggunakan CPA dan squeeze off & reperforated, maka didapatkan hasil untuk runlife pekerjaan Water Shut Off menggunakan CPA adalah 2,4 tahun, dengan waktu pengembalian modal (POT) selama 0,97 bulan. Sedangkan runlife pekerjaan Water Shut Off menggunakan metode squeeze off & reperforated adalah 4,3 tahun, dengan waktu pengembalian modal (POT) selama 1,3 bulan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Water Shut Off, Packer, Squeeze Off&Reperforated, Water Cut, Pay Out Time.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: > Teknik Perminyakan
> Teknik Perminyakan
Depositing User: Novri
Date Deposited: 05 Nov 2020 02:54
Last Modified: 05 Nov 2020 02:54
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/1547

Actions (login required)

View Item View Item