Peningkatan Hasil Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Seni Budaya (Seni Tari Zapin Pecah Dua Belas) melalui model jigsaw di SMAN 1 Pangkalan Kuras Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau TA. 2017/2018

T. Aulia, Putri Ananda (2018) Peningkatan Hasil Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Seni Budaya (Seni Tari Zapin Pecah Dua Belas) melalui model jigsaw di SMAN 1 Pangkalan Kuras Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau TA. 2017/2018. ["eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate" not defined] thesis, Pendidikan Sendratasik.

[img]
Preview
Text
bab1.pdf - Published Version

Download (173kB) | Preview
[img] Text
bab2.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (240kB) | Request a copy
[img] Text
bab3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (321kB) | Request a copy
[img] Text
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (941kB) | Request a copy
[img] Text
bab5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (89kB) | Request a copy
[img] Text
daftar_pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (212kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan belajar dengan menggunakan model jigsaw dalam mata pelajaran seni budaya (tari) di SMAN 1 Pangkalan Kuras Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. Teori yang digunakan oleh Gagne, 1996:23 Penampilan-penampilan yang dapat diamati sebagai hasil-hasil belajar disebut kemampuan, Gagne mengemukakan lima macam hasil belajar, tiga diantaranya bersifat kognitif, satu bersifat afektif, dan satu lagi bersifat psikomotorik. Didalam penelitian ini peneliti menggunakan sampel keseluruhan siswa yang berjumlah 33 orang siswa. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam empat langkah utama yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Pembelajaran ini dilaksanakan dengan dua siklus, siklus pertama tiga kali dan siklus II empat kali. Pengamatan dilakukan oleh guru seni budaya yang mengamati aktivitas guru dan siswa. Lembar pengamatan akan dianalisis dengan statistic deskriptif sedangkan hasil belajar akan dianalisis dengan analisis ketercapaian KKM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tes awal kemampuan siswa menunjukkan siswa yang mencapai KKM 75 sebanyak 10 orang, siklus I nilai kemampuan siswa sebanyak 19 orang, persentase 84,84,5% siklus II nilai kemampuan siswa sebanyak 25 orang, persentase 98.98,5% maka dengan demikian hipotesis diterima. Kata Kunci: Model Jigsaw dan Peningkatan Hasil Belajar

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate" not defined])
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: > Pendidikan Sendratasik
> Pendidikan Sendratasik
Depositing User: Teguh Handoyo TH
Date Deposited: 21 Mar 2018 15:05
Last Modified: 21 Mar 2018 15:05
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/142

Actions (login required)

View Item View Item