Pengaruh Usia Dan Permainan Tradisional Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Tunagrahita

Agustin, Tri and Sari, Ayu Puspita Indah (2017) Pengaruh Usia Dan Permainan Tradisional Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Tunagrahita. Prosiding Seminar Nasional Olahraga 2017. pp. 170-183. ISSN 978-602-71800-3-1

[img]
Preview
Text
Pengaruh Usia Dan Permainan Tradisional Terhadap.pdf

Download (302kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh usia dan permainan tradisional (lompat tali dan engklek) terhadap perkembangan motorik kasar anak tunagrahita. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi exsperimental design) dengan menggunakan rancangan penelitian factorial 2x2, artinya ada dua faktor yang diteliti yaitu bentuk metode latihan yang terdiri dari usia dan permainan tradisional. Sampel dalam penelitian ini adalah anak tunagrahita SLB Karya Ibu dan SLB Pembina Palembang usia di atas 10 tahun (>10 tahun) dan usia di bawah 10 tahun (<10 tahun). Tehnik analisis data dalam penelitain ini adalah Anava dua jalur yang digunakan pada taraf signifikansi alpha = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa permainan traditional engklek ternyata lebih baik (efektif) untuk memacu meningkatan motorik kasar anak tunagrahita bila dibandingkan dengan permainan lompat tali. Dan berdasarkan standar usia diketahui bahwa anak yang berumur >10 tahun respon motoriknya lebih baik bila dibandingkan dengan anak yang berusia <10 tahun.

Item Type: Article
Depositing User: Admin Winda Monika
Date Deposited: 13 Feb 2019 16:11
Last Modified: 13 Feb 2019 16:11
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/1046

Actions (login required)

View Item View Item