Pengaruh Gaya Pembelajaran Dan Kemampuan Motorik Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani

Risma, Nova (2017) Pengaruh Gaya Pembelajaran Dan Kemampuan Motorik Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani. Prosiding Seminar Nasional Olahraga 2017. pp. 113-125. ISSN 978-602-71800-3-1

[img]
Preview
Text
Pengaruh Gaya Pembelajaran Dan Kemampuan Motorik.pdf

Download (296kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya pembelajaran dan kemampuan motorik siswa terhadap tingkat kebugaran jasmani. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV, V, VI SD Negeri 15 Pekanbaru Riau. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu dengan populasi semua siswa kelas IV, V, VI SD Negeri 15 Pekanbaru Riau, dan sampelnya 60 orang siswa laik-laki. Instrumen penelitian ini adalah tes tingkat kebugaran jasmani siswa yang meliputi tes komposisi tubuh (IMB), tes kekuatan otot (Grip strengh test), daya tahan otot (Push up 30 detik), kelentukan (Sit and reach test), dan daya tahan jantung paru (lari 800 m). Selanjutnya data dianalisis dengan rumus statistik ANAVA dua jalur. Hasil penelitian 1. Secara keseluruhan terdapat perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa yang diajar dengan gaya pembelajaran melalui tugas dengan gaya pembelajaran melalui komando. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan anava, Fhitung = 5,012 > Ftabel = 4,01. 2. Terdapat interaksi antara gaya pembelajaran dan kemampuan motorik terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan anava, Fhitung = 36810,60 > Ftabel = 4,01. 3. Terdapat perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa yang memiliki kemapuan motorik tinggi yang diajar dengan gaya pembelajaran melalui tugas, dengan yang diajar dengan gaya pembelajaran melalui komando, hal ini dibuktikan Fh > Ft (Fh = 6,211 > Ft = 3,85). 4. Terdapat perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa yang memiliki kemampuan motorik rendah yang diajar dengan gaya pembelajaran melalui tugas, dengan yang diajar dengan gaya pembelajaran melalui komando, dibuktikan Fh > Ft (Fh = 5,866 > Ft = 3,85). Hasil analisis data disimpulkan bahwa anak yang memiliki tingkat kemampuan motorik tinggi lebih efisien diajar dengan gaya pembelajaran melalui tugas, sedang anak yang memiliki tingkat kemampuan motorik yang rendah lebih efisien diajar dengan gaya pembelajaran melalui komando.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Gaya Pembelajan, Kemampuan Motorik, Kebugaran Jasmani
Divisions: Universitas Islam Riau > Penjaskesrek
Universitas Islam Riau > Penjaskesrek
Depositing User: Admin Winda Monika
Date Deposited: 07 Feb 2019 09:47
Last Modified: 13 Feb 2019 15:40
URI: http://repository.uir.ac.id/id/eprint/1023

Actions (login required)

View Item View Item